Betis
8 gerakan
Cara melatih betis
Betis dilatih lewat satu pola sederhana: mengangkat tumit sampai badan bertumpu di ujung jari kaki. Bisa sambil berdiri, sambil duduk, di atas anak tangga, atau bertumpu satu kaki saja. Gastrocnemius bekerja saat lutut lurus, soleus saat lutut ditekuk, jadi kedua posisi itu sama-sama perlu dipakai kalau ingin melatih betis sampai tuntas. Keduanya dilatih dengan gerakan yang sama; yang berbeda cuma posisi lututnya.
Di halaman ini setiap gerakan ada videonya, dengan cara melakukannya, kesalahan umum, dan otot yang bekerja. Tiga hal yang membedakan betis yang berkembang dari yang jalan di tempat: set yang panjang, jeda sesaat di posisi paling atas sebelum turun, dan turun sepenuhnya sampai tumit berada di bawah level anak tangga. Setengah gerakan yang dikerjakan cepat-cepat tidak akan memberi hasil, sebanyak apa pun setnya. Betis termasuk otot yang keras kepala, dan yang biasanya kurang bukan bebannya, melainkan rentang geraknya.
Sejak 2007 kami melatih Anda di mana pun, dengan cara apa pun, dan kapan pun Anda mau — dengan profesionalisme dan sepenuh hati. Unduh aplikasi kami dan mulailah hari ini.
Unduh aplikasi kamiPertanyaan yang sering diajukan
- Kenapa betis tidak berkembang?
- Setnya terlalu pendek. Kerjakan lima belas sampai dua puluh lima repetisi dengan jeda di posisi atas.
- Seberapa sering melatihnya?
- Tiga sampai empat kali seminggu pun tidak masalah: betis pulih cepat.
- Sering kram. Harus bagaimana?
- Pemanasan dulu dengan sepuluh angkatan pelan sebelum mulai, dan perbanyak minum sepanjang hari.







