Dada
18 gerakan
Cara melatih otot dada
Otot dada merespons dua pola gerak: mendorong dan merapatkan. Push-up dengan segala variasinya, press dengan dumbbell, dan fly sudah melatih dada bagian atas, tengah, dan bawah. Yang membedakan satu variasi dari yang lain cuma dua hal: sudut badan dan lebar jarak tangan. Ubah salah satunya, dan bagian dada yang menanggung beban ikut berpindah.
Di halaman ini setiap gerakan ada videonya, lengkap dengan cara melakukannya, kesalahan umum, dan otot yang bekerja, mulai dari push-up bertumpu lutut untuk yang baru mulai sampai versi eksplosif untuk yang sudah terbiasa. Aturan yang tidak boleh dilanggar berlaku di semuanya: tulang belikat ditarik ke belakang dan ke bawah sebelum gerakan dimulai, siku jangan melebar terlalu jauh dari badan, dan badan diturunkan dengan kendali penuh, bukan dijatuhkan lalu dipantulkan ke atas.
Sejak 2007 kami melatih Anda di mana pun, dengan cara apa pun, dan kapan pun Anda mau — dengan profesionalisme dan sepenuh hati. Unduh aplikasi kami dan mulailah hari ini.
Unduh aplikasi kamiPertanyaan yang sering diajukan
- Bisakah melatih dada tanpa bangku?
- Bisa. Push-up dan variasinya cukup untuk berbulan-bulan; satu bangku kecil atau dua kursi sudah menggantikan fungsi bench.
- Seberapa sering melatih dada?
- Dua kali seminggu, dengan jeda pemulihan minimal 48 jam di antara dua sesi.
- Yang terasa malah bahu, bukan dada. Salahnya di mana?
- Siku melebar terlalu jauh. Bawa siku ke sekitar 45 derajat dari badan dan rapatkan tulang belikat sebelum mulai mendorong.

















